![]() |
| Cara Menolak Cowok dengan Sopan |
Tuesday, August 29, 2023
Contoh Cara Menolak Cowok dengan Sopan
Friday, August 11, 2023
10 BUKU TOEFL
| BUKU TOEFL |
Ada 10 Buku TOEFL untuk teman-teman semuanya.
Jika ada yang tertarik untuk mendapatkan file ini, silahkan klik link dibawah.
Semoga file ini bermanfaat dan barokah untuk anda semuanya para pembaca. Amiiin.
Klik disini
AMALAN AGAR HIDUP KITA DIMUDAHKAN OLEH ALLAH
| Amalan dari Gus Iqdam |
Hari ini saya scroll-scroll Tiktok, dan akhirnya ada video Pengajiannya Gus yang lagi booming, yaitu Gus Iqdam. Beliau terkenal dengan semboyannya "Dekengane Pusat".
Di pengajiannya beliau yang saya tonton di Tiktok tersebut beliau memberikan amalan agar hidup kita dimudahkan oleh Allah. Ditatakan oleh Allah tentang hal-hal kita. Mungkin rezeki kita kurang lancar, hidup susah terus, dan lain sebagainya.
Beliau memberikan amalan, yaitu membaca surat Al-Insyirah / Surat As-Syarh. Surat ini dibaca 7 kali setiap kita selesai melaksanakan shalat maktubah / Shalat lima (5) waktu.
Semoga kita bisa mengamalkan ini. Ketika saya menulis amalan ini, saya sudah mengamalkan sebanyak sekali. Yaitu pada waktu shalat Isya'. Tanggal 11 Agustus 2023.
Ayo kita coba amalkan. Semoga Kehidupan kita menjadi lebih baik dari sebelumnya. Amiiin.
Tuesday, August 8, 2023
JADILAH GURU YANG BAIK ATAU TIDAK SAMA SEKALI
![]() |
| Jadilah Guru yang Baik |
Kata-kata ini pertama kali saya dapatkan di samping sebuah masjid yang ada di Kota Lumajang. Disamping Masjid, ada Sekolah MI yang didepan kantornya tertulis besar bertuliskan "JADILAH GURU YANG BAIK ATAU TIDAK SAMA SEKALI"
Kata-kata ini tentu akan menusuk ke hati para guru yang ngajarnya malas. Dari kata-kata diatas, kira-kira berpesan begini, JIKA INGIN MENJADI SEORANG GURU, JADILAH GURU YANG BENAR-BENAR BAIK (PROFESIONAL), JIKA HANYA SETENGAH-SETENGAH, SILAHKAN PERGI DARI SINI, TIDAK PERLU NGAJAR DISINI". Mungkin bisa dikatakan demikian.
Bulan kemarin, saya mengajak anak-anak mahasiswa mata kuliah Perbandingan Pendidikan dan mata kuliah Manajemen Lembaga Pendidikan Islam, untuk Studi Banding ke beberapa pesantren di Jawa Timur, yang salah satunya adalah Pesantren Amanatul Ummah, Pacet Mojokerto yang didirikan oleh Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.A.
Ketika pagi hari setelah Sowan ke Kiai Asep, kami berbincang-bincang (Seminar Kecil) di Kampus IKHAC milik Pesantren Amanatul Ummah. Pada kesempatan tersebut, ada satu hal yang masih saya ingat yang disampaikan oleh Ust. Sofwan, sebagai pembicara dalam acara itu, beliau mengatakan, bahwa: disini saya bilang ke guru-guru. Jika mau maju ayo, tapi jika setengah-setengah (males-malesan), lihat itu di meja, banyak proposal yang menunggu untuk mengabdi disini." Kurang lebih bahasa yang beliau sampaikan kepada kami seperti itu.
Agar pendidikan sukses memang sebagai pengelola / Tenaga Kependidikan tidak boleh setengah-setengah, karena kalau kita melakukannya setengah-setengah nantinya akan menyebabkan lembaga tersebut la yamutu wala yahya (gak mati tapi ya gak hidup).
Saya sempat tergelitik hati saya ketika saya diskusi di sebuah group Whatsapp di salah satu lembaga tempat saya mengabdi, di dalam group tersebut kita membahas tentang Program Bahasa Arab dan Inggris. Group tersebut adalah diisi oleh Pengelola Program Bahasa Arab dan Inggris. Di dalam program tersebut, saya sebagai Manajer. Secara otomatis, semua yang berhubungan dengan program ini, adalah menjadi tanggung jawab saya. Saya merasa berdosa jika sampai program tersebut tidak bisa berjalan dengan baik. Karena itu adalah Amanah dari Wali Santri.
Pada kesempatan itu, dalam group tersebut saya menyampaikan kepada yang bertanggung jawab di wilayah Pesantren, seharusnya jam 6 pagi, semua santri sudah masuk di kelas, tapi kenapa setiap hari hanya sekitar 20 persen yang masuk kelas. Sehingga saya ingin mengajak Ustad tersebut untuk segera rapat, agar permasalahan ini segera selesai, tapi jawabannya seolah-olah saya merendahkan tugas beliau yang di wilayah, seolah-olah saya mengatakan pada beliau, "KAMU GAK PERNAH NGURUSI SANTI, SEHINGGA PARA SANTRI GAK ADA YANG DATANG KE SEKOLAH". Seolah-olah saya mengatakan demikian kepada beliau. (itu menurut saya, entah menurut orang lain)
Sehingga dari SMS yang saya sampaikan untuk mengajak rapat tersebut, beliau membalas dengan tulisan begini: SAYA MULAI DARI BANGUN TIDUR SAMPAI TIDUR LAGI ENGGEH NGURUSI SANTRI TER.
TER: adalah dari kata MISTER. Karena saya biasa dipanggil Mister.
Lalu beliau juga menulis begini, "MENGKONDISIKAN ANAK2 TIDAK SEMUDAH MENUNGGU ANAK2.
Jika saya boleh berkata kasar seperti bos kepada bawahannya, pasti akan saya balas, "JIKA KAMU SUDAH TIDAK SANGGUP, BERHENTI SAJA, SAYA AKAN CARI YANG LAIN YANG BISA SAYA AJAK MAJU. SAYA TIDAK BUTUH ORANG YANG KERJA SETENGAH-SETENGAH. KARENA ITU AKAN MENJADI TOXIC DI LEMBAGA. DAN SAYA TIDAK INGIN ITU TERJADI DISINI. CEPAAAT KELUAAR SAJA DARI LEMBAGA INI. SAYA SUDAH MUAK MELIHAT ANDA YANG DEMIKIAN.
Tapi saya tidak mungkin mengatakan hal itu. karena ini lembaga yang bukan sebuah pabrik yang posisinya saya sebagai bos.
Hikmah yang bisa diambil dari kejadian ini, jika ditempat anda ada yang seperti itu, itu akan menjadi TOXIC dan harus segera dibuang dan diganti yang lain yang lebih baik.
Mohon doanya, semoga program yang saya urusi ini bisa lebih baik dan orang seperti saya sebutkan diatas semoga segera disadarkan oleh Allah. Amiiin.
Kantor Perpustakaan IAIQ, 08 Agustus 2023
Sunday, July 23, 2023
STUDI BANDING KE PESANTREN AMANATUL UMMAH PACET MOJOKERTO
Oleh: Fikri Farikhin, M.Pd.I
Jam 1 dinihari kita sampai di Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto. Ketua rombongan kami turun dari bis dan menemui pengurus Pesantren. Beberapa menit kemudian, kami beserta rombongan 1 bis disuruh turun dan kami diajak menuju ke penginapan.
Kami langsung takjub ketika memasuki halaman kampus. Kami diajak menginap di Kampus Pesantren Amanatul Ummah yang bangunannya megah luar biasa. Padahal Kampus ini masih baru berdiri tahun 2015, namun sudah sangat megah dari segi bangunan dan sudah lengkap s1, s2, dan s3 nya. Menurut kami, perkembangan dari kampus ini sangat luar biasa.
Setelah kami sampai ditempat penginapan, kami dibagi tiga. Dosen, Santri Putra dan Santri Putri. Kami sempat dibuat kagum oleh para santri yang menyambut, barang-barang kami, diangkatkan sampai dikamar, padahal saya bilang, "Mas, saya bawa sendiri saja". Masnya bilang begini"Tidak apa-apa Pak, anda kan Dosennya, dan kami disuruh untuk membantu jenengan."
Kamar yang kami tempati ini luar biasa besarnya. Kamarnya lebih besar daripada rumah saya. Dalam kamar ada beberapa ruangan dan juga ada dapurnya. Kamar mandinya se level Hotel. Pokoknya kami sangat puas bermalam di Pesantren ini.
Setelah tidur sebentar sekitar 1 jam, saya langsung mandi dan persiapan shalat malam, dan setelah shalat malam, saya duduk di depan kamar. Perlu diketahui, bangunan yang kami gunakan untuk menginap ini kalau tidak salah lima lantai. dan kami menempati lantai 1 dan dua. Lantai satu untuk dosen, dan lantai dua untuk mahasiswa putra dan Putri. Saya duduk di depan kamar, ternyata udah ada persiapan kursi-kursi dan pentas untuk acara esok pagi, yaitu Seminar Studi banding kami ini.
Ternyata Pesantren Amanatul Ummah benar-benar telah mempersiapkan untuk penyambutan kedatangan kami disini. Memang tujuan awalnya adalah kami menginap disini dan paginya kami ingin mendapatkan Ilmu dari Kiai yang luar biasa, yaitu Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin , MA.
Sambil duduk-duduk tempat acara itu, kira-kira pukul setengah empat, sura sayu-sayu di masjid terdengar shalat berjamaah shalat malam dan dzikir. Kami tunggu hingga Adzan Subuh berkumandang, dan setelah Adzan berkumandang, kami dan rombongan putra dan putri langsung menuju masjid, ternyata masjidnya luar biasa juga indah dan megah, dan setelah adzan ternyata ada dzikir yang sangat panjang sampai kami hampir ketiduran dalam kondisi duduk. Hehehe, maklum jarang dzikir malam.
Setelah iqamah langsung semuanya berdiri dan yang menjadi imam shalat adalah sepertinya mahasiswa. Karena masih kelihatan muda. Suaranya mantap, keren sekali. Meski surat-surat yang dibaca panjang, tapi kami sangat menikmatinya. Setelah shalat ada wiridan, karena kami lelah, akhirnya kami tidak ikut wiridan dan kami keluar terlebih dahulu.
Diluar ternyata ada Ajudannya Kiai, yaitu Kepala MTs Amanatul Ummah dan Syaikh Guru Tugas dari Mesir. Beberapa mahasiswa ada yang mencoba praktik Bahasa Arab bersama beliau, dan saya sendiri memilih untuk mendengarkan saja dan sambil foto-foto di depan area Masjid.
Tidak lama kemudian, ada mobil Fortuner menghampiri kami dan meminta kami untuk masuk, namun saya tidak masuk, tapi dua rekan dosen yang ikut mobil tersebut dan saya bergabung dengan masasiswa naik bis untuk menuju ndalem Kiai.
Kami dan rombongan naik bis sekitar lima km menuju ndalem Kiai Prof. Dr. Asep Saifuddin Chalim, MA. Sampai disana ada masjid besar sekali dan ada santri putri yang berada di area halaman Masjid yang mendengarkan pengajian langsung dari Kiai, sedangkan santri putra yang berbaju putrih semua, berada di dalam masjid sambil memegang kitab kuning yang fokus mendengarkan pengajian Kiai. Suara Kiai sangat lantang sekali dan semangat dalam mengajari kitab kuning kepada para santri, juga kiai memberikan selingan kepada santri berupa nasihat atau motivasi agar semangat dalam mencari ilmu.
Friday, June 2, 2023
ADAB ITU PENTING
![]() |
| Rapat Dewan Guru Yayasan Al-Qodiri |








